Senin, 29 Oktober 2018

MUNGKINKAH MEMBUAT MESIN MENJADI LEBIH CERDAS DARI MANUSIA?

Menurut pendapat saya, manusia mampu membuat mesin yang lebih cerdas dari manusia. Namun sayangnya sampai saat ini belum ada manusia yang mampu membuat mesin mengungguli kecerdasan manusia tersebut. Mesin-mesin ini masih belum bisa bekerja sendiri dan harus didukung dengan bantuan manusia. Salah satu contohnya yaitu pada mesin ATM. Dalam menggunakan mesin ATM pasti kita pernah menemukan kesalahan atau kelemahan pada sistem mesin tersebut. Misalnya saja ketika kita melakukan pengiriman uang (transfer) namun mesin tidak mengeluarkan struck atau bukti pembayarannya. Disinilah mesin memerlukan bantuan manusia untuk memperbarui secara berkala sistemnya demi mengurangi kelemahan-kelemahan dari sistem yang sebelumnya. Padahal pada hakekatnya, manusia selalu ingin mengembangkan teknologi dan menciptakan karya baru yang lebih canggih. Karena alasan itulah saya yakin bahwa para pakar teknologi dapat menciptakan mesin yang lebih cerdas dari manusia. Pendapat saya ini didukung oleh pendapat dari pakar teknologi Amerika Serikat, Ray Kurzweil, yang mengatakan komputer akan mencapai tingkat kecerdasan setara manusia pada 2029. Hal tersebut disampaikan Director of Engineering Google tersebut dalam sebuah wawancara pada Konferensi South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas, AS. Kondisi itu dikenal dengan istilah singularity. Istilah tersebut telah sering dibahas oleh para ilmuwan, futuris, dan penggandrung teknologi. Sosok-sosok cerdas dunia percaya bahwa suatu saat nanti kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence akan menyebabkan mesin menjadi lebih pintar dari manusia.

Artificial Intelligence (AI) sendiri merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh mausia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika. Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, Dimana cabang ini berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.

Minggu, 30 September 2018

Perbedaan Ilmu Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

PENGERTIAN ILMU GRAFIK KOMPUTER 

Ilmu Grafik Komputer merupakan proses untuk menghasilkan atau menciptakan suatu gambar berdasarkan deskripsi obyek yang terkandung pada gambar tersebut dengan menggunakan komputer. Bentuk dari grafik komputer ini berawal dari 2 dimensi yang kemudian berkembang menjadi 3 dimensi. Ilmu komputer mempunyai dua cabang ahli yaitu pemrosesan citra (image processing) dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafik komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data. Bagian dari grafika komputer meliputi:
  1. Geometri : mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
  2. Animasi : mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
  3. Rendering : mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
  4. Citra (Imaging) : mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.

PENGERTIAN PENGOLAHAN CITRA 

Pengolahan Citra (Image Processing) merupakan proses memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer. Teknik pengolahan citra dilakukan dengan mentrasformasikan citra menjadi citra lain, misalnya: pemanfaatan citra (image compression). Pengolahan citra merupakan proses awal dari komputer visi. Pengelompokkan data numerik dan simbolik dilakukan secara otomatis oleh komputer agar suatu objek dalam citra dapat dikenali dan diinterpreasi. Pengenalan pola adalah tahapan selanjutnya atau analisis dari pengolahan citra. Citra ada 2 macam:

  1. Citra Kontinyu. Dihasilkan dari sistem optik yang menerima sinyal analog. Contoh: mata manusia, kamera analog.
  2. Citra Diskrit / Citra Digital dibentuk dari pixel-pixel yang tergabung dalam satu kesatuan yang membentuk sebuah citra yang hanya dapat dibuka dengan komputerisasi.

PERBEDAAN GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA

Perbedaan antara grafik komputer dengan pengolahan citra adalah dalam grafik komputer dilakukan proses untuk menghasilkan suatu gambar dari awal dengan menggunakan komputer. Bentuk sederhana dari grafik computer adalah garfik computer 2D kemudian berkembang menjadi grafik computer 3D, pemrosesan citra / image processing dan pengenalan pola / pattern recognition, contoh : membuat citra realistik untuk seni, game komputer, foto, animasi komputer, dll). Sedangkan pengolahan citra, gambar di input ke dalam proses pengolah citra / gambar yang sudah tersedia sehingga mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer dengan melakukan transformasi suatu citra menjadi citra baru yang lain.

MANFAAT GRAFIK KOMPUTER DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

  1. Bidang hiburan. Seperti pada film, grafik komputer menghasilkan efek animasi yang baik.
  2. Bidang perancangan. Dikenal adanya software desain grafis seperti auto cad, 3D MAX semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat. Memperkecil tingkat kesalahan sehingga akan menghasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.
  3. Bidang pendidikan. Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, dapat melalui power point ataupun software lainnya.